Tanda autisme pada anak ini umumnya akan mulai muncul sebelum anak berusia sekitar 3 tahun dan juga selama akhir hidunya. Akan tetapi untuk setiap anak yang mempunyai gejala yang berbeda-beda, mulai dari gejala yang ringan sampai dengan kelumpuhan. Adapun gejala yang paling umum yang bisa Anda lihat pada anak autisme tersebut seperti berikut ini.
Penyebab autisme pada anak ini tak diketahui secara pasti, akan tetapi penelitian telah temukan beberapa faktor, salah satunya adalah faktor genetika atau keturunan. Ada kemungkinan kerentanan pada seorang anak yang terkena autisme ini berasal dari gen orangtuanya. Selain hal tersebut, faktor lingkungan juga diperkirakan memiliki peranan penting sebagai penyebab autisme.
Salah satu kontroversi yang terbesar adalah tentang hubungan antara autisme dengan vaksin tertentu pada anak, khususnya gondok dan campak. Dari penelitian yang telah dilakukan secara luas ini, tak ada hasil yang bisa dipercaya antara autisme denagn vaksin MMR. Oleh sebab itulah, tak perlu hindari vaksin pada anak, sebab nanti bisa membahayakan dan juga terjangkit penyakit yang lebih serius lagi, seperti batuk rejan atau pertusis, gondok, dan campak.
Sekarang ini tak ada obat yang disetujui untuk obati autisme pada anak. Obat hanya bisa dipergunakan untuk obati gejala autisme tertentu. Akan tetapi autisme pada anak bisa diobati dengan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Pidato dan terapi fisik juga bisa dirancang untuk tingkatkan kemampuan fungsional anak.
Demikianlah informasi tentang tanda tanda autisme pada anak yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat.